sekarang, handphone benar benar menjadi suatu keperluan/kebutuhan/kewajiban (mungkin) antar manusia dengan manusia yg lain. contoh: suami/istri meng-handle keberadaan istri/suami-nya, orangtua nyariin anaknya, pacar ngabarin pacarnya, dll.
dan sekarang (lagi) gak jauh kita pergi kemana pasti ngeliat aja yg pake bb dengan pelindung karet bermacam2 warna, sampe-sampe kadang gue tertipu sendiri dengan handphone lain yang struktur body nya mirip dengan blackberry ya apa pun itu, bb benar-benar merambat, hingga ke keluarga gue, sehingga muncul conversation berikut.
gak lama, bunda terpengaruh oleh kawanan geng-nya untuk ganti bb, akhirnya bunda pun benar-benar terpengaruh, dia labil seperti remaja, mereka ganti bb hanya UNTUK nge group di bbm............lalu
ayah (a): ganti bb kau mun?
bunda (b): yoi (nada belagu)
a: mau lahhh aku juga
b: beneran? serius?
a: iya lahhh masa kau aja yg ganti
b: tapi kan bb gak bisa main bbo (bridge base online, hobby ayah) bang?
a: ya aku tau emang gakbisa
b: terus buat apa?
a: gaya dong~~~~~
b: -________-" *speechless*
ayah (a): ganti bb kau mun?
bunda (b): yoi (nada belagu)
a: mau lahhh aku juga
b: beneran? serius?
a: iya lahhh masa kau aja yg ganti
b: tapi kan bb gak bisa main bbo (bridge base online, hobby ayah) bang?
a: ya aku tau emang gakbisa
b: terus buat apa?
a: gaya dong~~~~~
b: -________-" *speechless*
reflek gue dengar itu, langsung liat muka ayah, dengan tampang cool cool galak nya itu. konsentrasi gue langsung buyar semua. gak lama gue ikut speechless sama seperti bunda
0 cuapcuap:
Post a Comment